Sunday, November 27, 2011
Daylight Saving Time Dan Pengaruhnya Terhadap Sistem Trading
Pada akhir Oktober lalu saya merasa sedikit aneh dengan sistem trading yang saya pakai. Sebelumnya sebagai Info sistem yang saya pakai adalah sistem breakout london, pada oktober lalu persentase keberhasilan sistem yang saya pakai menurun cukup signifikan. Dan setelah saya cermati ternyata waktu server di MetaTrader mundur 1 jam. Dimana biasanya waktu 00:00 server berubah setiap pukul 4 WIB menjadi pukul 5 WIB. Sehingga biasanya signal sistem breakout keluar pada jam 13 jadi keluar pada jam 14.Muncul pertanyaan Kenapa? Hal ini terjadi karena karena Daylight Saving Time atau Summer Time sudah berakhir.
Teman-teman yang belum tau apa itu DST? Daylight Saving Time (DST), adalah sistem yang dimaksudkan untuk "menyimpan cahaya siang hari" di musim panas. Karena itu di Eropa sistem ini dikenal sebagai "Waktu Musim Panas". Waktu resmi dimajukan (biasanya) satu jam lebih awal dari zona waktu yang resmi dan diberlakukan selama musim semi dan musim panas. Hal ini dimaksudkan untuk lebih menyesuaikan jam ketika hari masih terang dengan jam kegiatan kerja dan sekolah. DST biasanya digunakan di wilayah yang suhunya sedang, karena perbedaan yang cukup besar antara masa hari terang dibandingkan gelap sepanjang musim di wilayah-wilayah tersebut. (Sumber : Wikipedia)
Jadi para trader Forex sebisa mungkin agar dapat menyesuaikan dengan waktu diwilayah eropa sana. Yang artinya trader Indonesia harus menyesuaikan sistem trading forex yang mereka pakai!!!
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Mengapa Forex Time
FXTM merupakan mitra bisnis Anda yang handal
No comments:
Post a Comment