Monday, January 3, 2011
Analisa Fundamental & Teknikal
Secara garis besar, analisa dalam forex trading dibagi menjadi dua cara, yaitu analisa Fundamental dan analisa Teknikal. Pada bab sebelumnya, bermain forex tanpa mengetahui analisa berarti dapat dikategorikan sebagai perjudian. Sangat jelas disini, bahwa perjudian pasti akan berujung pada kerugian. Peristiwa seperti ini bukan saja dialami oleh pemain baru dalam dunia forex, tetapi yang telah mengalami loss puluhan sampai ratusan juta baru menyadari bahwa permainan market ini tanpa analisa yang baik dalam perdagangan forex sama dengan perjudian.
Kami berusaha menekankan pentingnya analisa dalam bertrading forex, karena tanpa itu jangan harap kita akan memperoleh keuntungan dalam jangka panjang. Kalau pun memperoleh keuntungan, biasanya karena faktor luck dan tidak akan bertahan lama. Dalam hitungan minggu hingga bulan, seluruh dana yang ada biasanya habis tanpa sisa karena faktor minimnya pengetahuan analisa. Jadi dapat disimpulkan bahwa mengetahui analisa terhadap pergerakan harga merupakan hal yang mutlak diketahui oleh para pemain forex.
Analisa dalam forex trading dibagi menjadi dua cara, yaitu analisa Fundamental dan analisa Teknikal. Keduanya berpijak pada asumsi yang berbeda satu dengan yang lain. Anda dapat melihat pembagiannya pada diagram dibawah ini:
Jika anda pernah mendengar di televisi mengenai kenaikan harga minyak dunia atau keputusan Bank Sentral Amerika, The Fed untuk menaikkan suku bunganya, itulah yang disebut berita fundamental. Berita-berita tersebut sangat mempengaruhi pergerakan harga pada market dan mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap portfolio seorang investor dalam dunia forex. Analisa yang bersandar pada berita-berita tersebut dinamakan analisa fundamental.
Analisa fundamental berpendapat bahwa harga bergerak karena adanya berita dan kebijakan pemerintah, serta respon balik pasar terhadap berita yang dikeluarkan. Kenyataannya berita-berita fundamental seperti inilah yang menggerakan harga dalam pasar forex. Setiap berita yang akan ataupun yang telah muncul memberikan reaksi timbal balik terhadap para trader yang berakibat perubahan harga. Maksudnya, berita yang muncul dapat membuat perubahan terhadap harga mata uang negara yang bersangkutan. Perubahan ini juga pada akhirnya mendorong pemerintah sebagai pemegang otoritas moneter menentukan kebijakan ekonomi sehingga muncul berita fundamental baru berikutnya. Demikian seterusnya, bagi seorang analis fundamental, kecepatan, keakuratan berita dan kemampuan meramal (forecasting) reaksi pasar terhadap berita yang dikeluarkan merupakan komponen vital yang mutlak dimiliki. Tanpa adanya faktor tersebut, sulit bagi seorang analis fundamental memanfaatkan berita yang ada guna memperoleh profit.
Sebuah contoh sederhana :
Pada saat terdengarnya berita bahwa The Fed baru saja menaikkan suku bunganya sebesar 25 basis point (sama dengan 0,25%) beberapa menit yang lalu (disini hitungan bukan lagi jam, tetapi menit! Tertinggal dalam hitungan jam berarti kesempatan telah lewat!), secara umum maka mata uang USD akan menguat dan posisi Buy bisa dilakukan. Apabila berita ini terdengar setelah 2 hari kemudian maka tidak berguna lagi dikarenakan pasar telah selesai bereaksi bahkan kemungkinan sudah memasuki masa koreksi. Jadi, kecepatan memperoleh berita sangat penting disini. Begitu juga sumber berita yang Anda dengar. Tidak ada masalah berita yang Anda dengar tidak valid sepanjang market mempunyai persepsi yang sama dengan Anda. Ukurannya adalah market, bukan pada benar salahnya berita. Dalam dunia forex terdapat lebih dari 50 jenis berita fundamental yang dikeluarkan oleh tiap-tiap negara dan masing-masing berita memiliki efek yang berbeda terhadap pergerakan harga.
Kini pertanyaan yang tersisa adalah,
“ apa sajakah ke 50 berita itu? “
Dan bagaimana pengaruh setiap berita yang muncul terhadap pergerakan mata uang?
Dua pertanyaan diatas akan dijawab pada bahasan selanjutnya pada bab yang sama karena bahasan ini hanya membahas pengantar konsep analisa sebelum Anda memulai analisa baik secara teknikal maupun fundamental.
Technical Analysis
Berbeda dengan analisa fundamental, analisa teknikal berawal pada pemikiran bahwa pergerakan harga dapat diprediksi dari masa lalu. Artinya, dengan sederet data pergerakan harga dimasa lalu, dapat diprediksi pergerakannya dimasa yang akan datang. Sesuatu yang sangat tidak masuk akal menurut para analis fundamental.
Dasar perhitungan analisa teknikal sebenarnya adalah matematika yang sebagian besar diantaranya mengunakan ilmu statistik dan chaos theory (pattern recognition), yang mengambil sebuah pendekatan secara eksak. Dimana hasil yang diperoleh berupa angka-angka yang pasti, sesuatu yang tidak dapat diberikan oleh analisa fundamental. Bahkan beberapa analis teknikal mengatakan:
“Technical analysis is a cheat trading”.
Sehingga muncul kembali sebuah pertanyaan,
“Apakah analisa teknikal lebih baik dibandingkan analisa fundamental?”
Jawabnya tidak, harus dapat diingat bahwa berita fundamental yang melahirkan analisa fundamental adalah penggerak yang sebenarnya dari market, bukan teknikal analysis. Yang masing-masing analisa memiliki kelebihan dan kekurangan, analisa teknikal dikenal karena faktor eksak dan dapat diterapkan pada setiap metode trading (day trading, weekly bahkan monthly sampai yearly). Dan analisa fundamental dikenal karena dapat memprediksi pergerakan signifikan dan mendadak yang memang disebabkan oleh keluarnya berita yang penting.
Berikut kami sarikan kelemahan kedua-duanya.
§ Kelemahan pada Analisa Fundamental
Butuh waktu untuk memperoleh informasi. Seringkali bersifat subyektif karena melibatkan banyak pendapat orang. Lebih cocok diterapkan pada long term period trading.
§ Kelemahan pada Analisa Teknikal
Memerlukan banyak data untuk menunjang akuratnya prediksi. Sangat bergantung pada kemampuan chartist. Tiap chartist memiliki metode yang berlainan dan masing-masing belum tentu cocok diterapkan satu sama lain. Sulit diterapkan pada pasar yang tidak efisien.
Kembali seputar analisa teknikal analisa teknikal dibagi menjadi 3 besar yaitu indikator, fibonacci sequence, dan Elliot Wave Trading. Indikator merupakan sederet formula yang diciptakan berdasarkan ilmu statistik dan digunakan untuk memprediksi trend, titik support, ressistance maupun jenuh beli dan jenuh jual. Sedangkan fibonacci sequence dan Elliot wave mendasarkan analisanya pada pattern recognition berdasarkan pola bilangan maupun bentuk grafik yang ada.
Terdapat lebih dari 50 jenis indikator yang dapat digunakan dalam analisa teknikal, 11 pola Elliot wave standar (belum termasuk turunan yang dikembangkan perorangan maupun trading research lab atau komunitas tertentu lainnya). Sedangkan fibonacci sequence mendasarkan perhitungannya pada deret fibonacci yang banyak digunakan untuk menghitung pergerakan benda acak yang memiliki pola tertentu (seperti pergerakan harga mata uang).
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Mengapa Forex Time
FXTM merupakan mitra bisnis Anda yang handal

No comments:
Post a Comment